Visi : Menjadikan klien Pemasyarakatan yang berkualitas, berkepribadian, mandiri dan Bermartabat
MISI : (1). Peningkatan kualitas laporan Penelitian Kemasyarakatan (2). Peningkatan Bimbingan klien Pemasyarakatan (3). Peningkatan Pendampingan terhadap klien Pemasyarakatan (4). Peningkatan Peran Bapas, hubungan dengan pihak penegak hukum dan instansi lain dalam rangka pelayanan dan penegakan hukum serta perlindungan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia

Senin, 22 April 2013

TUGAS POKOK DAN FUNGSI BAPAS SINTANG



Tugas Pokok dan Fungsi 
      Berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor: M.02-PR.07.03 Tahun 1987 tanggal 2 Mei 1987 tentang organisasi dan Tata Kerja Balai Pemasyarakatan tugas pokok dan fungsi Balai Pemasyarakatan adalah sebagai berikut :

1.  Tugas Pokok Bapas adalah memberikan bimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan. Bimbingan klien pemasyarakatan adalah bagian dari sistem pemasyarakatan yang menjiwai tata peradilan pidana dan mengandung aspek penegakan hukum dalam rangka pencegahan kejahatan dan bimbingan pelanggar hukum, dalam pelaksanaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  
2.      Fungsi Bapas adalah  sebagai pelaksana tugas, yaitu :
a.       Membuat Penelitian Kemasyarakatan untuk sidang Pengadilan anak dan sidang TPP di Lapas
b.       Melakukan Registrasi klien Pemasyarakatan
c.       Melakukan Bimbingan Kemasyarakatan
d.       Mengikuti sidang di Pengadilan Negeri dan sidang TPP di Lapas sesuai dengan peraturan yang berlaku
e.    Memberikan bantuan bimbingan kepada Ex. napi dewasa, anak dan klien pemasyarakatan yang memerlukan.
f.        Melakukan urusan tata usaha


Untuk melakukan tugas teknis tersebut diatas pada Balai Pemasyarakatan klas II Sintang ada 2 (dua) Jabatan struktural yang menangani  kegiatan teknis tersebut yaitu :
1.        Kepala Sub. Seksi Bimbingan Klien Dewasa
2.        Kepala Sub. Seksi Bimbingan Klien Anak
 masing-masing Sub.Seksi dibantu oleh stafnya atau petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK)  yang diangkat oleh Menteri Kehakiman R.I. dengan surat keputusan Nomor: M.01-PK 04.10 tahun 1998 tanggal 3 Pebruari 1998 tentang tugas kewajiban dan syarat-syarat bagi Pembimbing kemasyarakatan.
Pembimbing Kemasyarakatan adalah petugas Pemasyarakatan pada Balai Pemasyarakatan yang diangkat oleh Menteri Kehakiman atas usul kepala Bapas melalui Kantor Wilayah Dep.Kehakiman dan Hak Asasi Manusia yang diterbitkan dengan Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor :E.PK.04.10-23 tanggal 09 Maret 1998. 
                                   
Tugas Pembimbing Kemasyarakatan adalah sebagai berikut :
1.                   Melakukan Penelitian kemasyarakatan ( LITMAS) untuk memperlancar tugas penyidik, penuntut dan hakim dalam perkara anak nakal ( case report); menentukan program pembinaan narapidana di lapas dan anak didik pemasyarakatan dilapas anak ; menentukan program perawatan tahanan di rutan ; dan menentukan program bimbingan dan atau bimbingan tambahan bagi klien pemasyarakatan
2.                 Melaksanakan bimbingan kemasyrakatan (after care) dan bimbingan kerja bagi klien pemasyarakatan
3.                 Memberikan pelayanan terhadap instansi lain dan masyarakat yang meminta data atau hasil penelitiian kemasyarakatan klien tertentu
4.           Mengkoordinasikan pekerjaan social dan pekerja sukarela yang melaksanakan tugas pembimbingan dan;
5.                  Melaksanakan pengawasan terhadap terpidana anak yang dijatuhi pidana pengawasan, anak didik pemasyarakatan yang diserahkan kepada orang tua, wali atau orang tua asuh dan orang tua, wali dan orang tua asuh yang diberikan tugas pembimbingan        

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar